Puisi karya Meyzira
Terkesima di dalam batinku saat ku tau aku suka denganmu
Tapi saat ku temukan indah, semua itu hanyalah harapan semu
Kau tertawa renyah dan bahagia berpaling dariku dengan pengganti yang baru
Aku melihat, membisu, membeku
Saat itu aku menyadari bahwa yang ku rasa bukanlah bahagia tapi berbeda
Berbeda itu ku suka kamu, tapi kau hancurkan semua itu
Cemburu itu biasa, tapi denganmu itu luar biasa
Diam-diam aku menangis di dalam hati, karena ku tau dirimu yang punya cinta bukan untukku slalu
Aku tau kebahagiaanmu seharusnya adalah ceriaku
Ntah mengapa ceria itu terganti
Terganti dengan sesuatu yang kurasa itu cemburu atau iri hati
Biarkanlah aku sudahi semua ini
Perasaanku, ingatanku tentangmu akan ku ikat dan ku kembalikan lagi.. padamu dan semua tentang kita
Karena bagiku cinta ini sebuah kesalahan
Dan kesalahan itu hanya milik aku seorang
Sabtu, 05 Januari 2013
Cinta
oleh Selvia Lesmiana
cinta..........
karna nya aku tertawa''
karna nya aku merasa sedih..
seiirng waktu cinta membuat aku menjadi dewasa
menjadi guru dalam kehidup ku
rindu........
mengajari arti sebuah perpisahan
mencoba memberi arti keikhlasan
memberi sebuah harapn
memahami betapa indah nya mencintai
kekasih........
memberi semua yang tak pernah terduga
menghiasi dunia nyta dan khayalan
memberi pelangi yang indah dalam warna hidup
cinta..........
karna nya aku tertawa''
karna nya aku merasa sedih..
seiirng waktu cinta membuat aku menjadi dewasa
menjadi guru dalam kehidup ku
rindu........
mengajari arti sebuah perpisahan
mencoba memberi arti keikhlasan
memberi sebuah harapn
memahami betapa indah nya mencintai
kekasih........
memberi semua yang tak pernah terduga
menghiasi dunia nyta dan khayalan
memberi pelangi yang indah dalam warna hidup
Serpihan Sajak
Puisi Raissa Indah Hanjani
aku mencintaimu dengan kuat,
sekuat guntur yang membahana,
sekuat api yang membara
aku mencintaimu dengan tenang,
setenang angin yang berhembus lirih,
setenang lautan yang berbuih
aku mencintaimu dengan perih,
seperih sayatan luka di tubuh,
seperih goresan hati yang rapuh
aku mencintaimu dengan sedih
sesedih air mata yang menetes malang
sesedih harapan yang perlahan usang
tapi yang pasti,
aku mencintaimu dengan bahagia
sebahagia cinta dengan kasihnya,
sebahagia kasih dengan sayangnya
aku mencintaimu dengan kuat,
sekuat guntur yang membahana,
sekuat api yang membara
aku mencintaimu dengan tenang,
setenang angin yang berhembus lirih,
setenang lautan yang berbuih
aku mencintaimu dengan perih,
seperih sayatan luka di tubuh,
seperih goresan hati yang rapuh
aku mencintaimu dengan sedih
sesedih air mata yang menetes malang
sesedih harapan yang perlahan usang
tapi yang pasti,
aku mencintaimu dengan bahagia
sebahagia cinta dengan kasihnya,
sebahagia kasih dengan sayangnya
Goresan cinta
Cinta adalah sepasang ikatan
Cinta adalah dua hati yang menyatu
Cinta adalah sebuah kasih sayang
Cinta adalah sebuah kejujuran hati
Yang mampu berada dimana saja
Cinta juga tak bisa terwakili
Cinta tak selamanya harus memiliki
Cinta juga dapat membahagiakan
Dan cinta juga dapat meyakitkan
Seperti halnya dirimu…
Sekiranya tekadmu sudah bulat
Pergilah dengan wajah tersenyum
Namun tinggalkanlah sedikit pesan
Agar aku megerti harus berbuat apa
Agarku bisa mengartikan makna cinta mu
Dan arti kata ketulusanmu
Dan jua arti kata kecewamu
Namun bila kau pergi begitu saja
Berarti cinta yang kau katakan dulu
Dan rindu yang kau ucapkan adalah bohong
Seakan kau menancapkan pisau di jantungku
Yang meninggalkan luka hingga ku mati
Cinta adalah dua hati yang menyatu
Cinta adalah sebuah kasih sayang
Cinta adalah sebuah kejujuran hati
Yang mampu berada dimana saja
Cinta juga tak bisa terwakili
Cinta tak selamanya harus memiliki
Cinta juga dapat membahagiakan
Dan cinta juga dapat meyakitkan
Seperti halnya dirimu…
Sekiranya tekadmu sudah bulat
Pergilah dengan wajah tersenyum
Namun tinggalkanlah sedikit pesan
Agar aku megerti harus berbuat apa
Agarku bisa mengartikan makna cinta mu
Dan arti kata ketulusanmu
Dan jua arti kata kecewamu
Namun bila kau pergi begitu saja
Berarti cinta yang kau katakan dulu
Dan rindu yang kau ucapkan adalah bohong
Seakan kau menancapkan pisau di jantungku
Yang meninggalkan luka hingga ku mati
Tak mampu
Puisi Muhammad Saputra Wibowo
tak ada lagi yang bisa mengobati luka ini..
luka yang terlalu dalam kau tancapkan dalam hati ku..
luka yang kau goreskan..
merusak.. membunuhku secara perlahan..
dirimu..
yang terlalu sakit untuk ku kenang..
yang terlalu sayang untuk ku lepas..
dirimu..
yang terkadang membuatku buta akan dunia..
yang mencampakkan ku dalam kelamnya jurang kesedihan..
syair puisi tak lagi menghiburku..
lukisan awan tak lagi membuatku terkesima..
aku ingin berlalu..
tapi ku tak mampu..
tak ada lagi yang bisa mengobati luka ini..
luka yang terlalu dalam kau tancapkan dalam hati ku..
luka yang kau goreskan..
merusak.. membunuhku secara perlahan..
dirimu..
yang terlalu sakit untuk ku kenang..
yang terlalu sayang untuk ku lepas..
dirimu..
yang terkadang membuatku buta akan dunia..
yang mencampakkan ku dalam kelamnya jurang kesedihan..
syair puisi tak lagi menghiburku..
lukisan awan tak lagi membuatku terkesima..
aku ingin berlalu..
tapi ku tak mampu..
Langganan:
Postingan (Atom)